InsyaAllah, tahun ini adalah terakhir saya kuliah. Tidak terasa saya sudah melalui banyak hal dalam masa masa kuliah saya. Empat tahun yang lalu merupakan masa yang menyenangkann, saat itu saya menjadi seorang yang sedang mencari jati diri seusai lulus sekoah. Berbeda dengan saat ini, saya sudah harus bisa merencanakan masa depan yang matang agar mampu menjadi anak yang membanggakan bagi kedua orang tua, istri, anak, dan bangsa.
Usai sudah perkuliahan di kampus. di semester akhir ini, tidak ada lagi jadwal perkuliahan yang saya ikuti. Kegiatan setiap hari hanya bermain, bengong, sama ngerjain skripsi deh, hehe
Emang ngebosenin sih, tapi ini lah yang harus dilalui sekaligus dinikmati sebelum turun ke dunia kerja yang lebih seru tentunya, :)
Saturday, May 12, 2012
Wednesday, March 14, 2012
Post ini adalah untuk percobaan
Powered by Qumana
Post ini adalah untuk percobaan
Powered by Qumana
Saturday, March 3, 2012
Fokus Masa Depan
Kehidupan saya di masa yang akan datang ditentukan pada apa yang saya perbuat pada hari ini. Mulai hari ini saya akan fokus pada masa depan saya agar lebih baik. Beberapa hal yang saya utamakan adalah :
- Membanggakan Kedua Orang Tua dengan cara saya harus lulus kuliah di tahun 2012 bulan Juni dengan nilai yang memuaskan. Tahun 2012
- Membanggakan Kedua Orang Tua dengan cara saya memiliki pekerjaan jelas setelah saya lulus kuliah. Sehingga saya tidak lagi menjadi tanggungan Kedua Orang Tua saya, dengan kata lain, saya bisa mandiri. Tahun 2012
- Mencari jodoh yang bisa menerima saya apa adanya, setia, penyayang, bisa masuk ke lingkungan keluarga saya, tidak berlebihan dalam mengidolakan seseorang (artis ataupun tokoh lainnya), jujur, rapi, telaten, rajin, cerdas dalam mengelola keuangan, mengerti psikologis anak dengan harapan mampu mengajari anak menjadi sopan, patuh terhadap orang tua, berbakti, berguna bagi nusa dan bangsa, dan pintar. Tahun 2012
- Menabung untuk masa depan saya. Membeli tanah yang lapang, mobil yang bagus, membangun rumah idaman, dan mempersiapkan kebutuhan rumah tangga yang harmonis, sejahtera, tentram, dan lain lain yang baik tentunya. :-)
- Menikah dengan wanita impian saya dengan acara yang mewah dan menakjubkan, sehingga bisa dikenang dengan indah di kemudian hari. 2016 atau 2017.
- Mempunya momongan satu atau dua tahun setelah menikah.
Impian tersebut harus bisa terlaksana sesuai dengan waktu yang ditentukan. Jodoh di tangan Allah. Untuk saat ini saya belum bisa percaya dengan pacar saya yang sekarang karena beberapa hal (bisa dibaca di postingan sebelum atau sesudah tanggal post postingan ini).
Semoga bisa terwujud sesuai rencana yaa Allah... AMIN
Tidak Perlu Berlebihan Mengidolakan Seseorang
Post ini saya buat karena saya kesal dengan perlakuan berlebihan yang dilakukan oleh teman dekat wanita saya. Mungkin saya membuat post ini dikarenakan sifat saya yang pencemburu, tapi menurut saya memang hal tersebut adalah berlebihan.
Jadi, begini ceritanya... doi nge-fans banget sama apgan, yaa boleh boleh aja sih ngefans sama seseorang, tapi ada batasannya juga lah. kalo cuma foto siih biasa, tapi kalo sampe cium pipi itu behhh, hebat amat broo, haha
Yaa, baru aja saya percaya sama dia kalo ga bakalan macem-macem, termasuk cari kesempatan untuk cium pipi. Setelah itu kejadian, terserah lah.
Saya memang sayang sama dia, adiknya, orangtuanya, bahkan keluarganya. Sudah dianggap keluarga sendiri lah. Tapi kayanya dia ga cocok sama saya, ketidakcocokan dia pada saya yaitu saya TIDAK suka sifatnya yang berlebihan dalam mengidolakan seseorang. Dia tidak pernah update status ketika apapun yang saya berikan (perlakuan saya yang simple sampai yang romantis menurut saya), ehh setelah kejadian tersebut update status nya LEBAY.
Yahh tadinya mau saya kasih kejutan di bulan ini, tapi setelah kejadian tersebut saya sudah tidak mood lagi memberi kejutan.
Toh, perjalanan saya dan dia masih panjang. Saya bisa saja menemukan seseorang yang saya sayangi dengan tidak mengidolakan seseorang berlebihan. Mungkin saja wanita yang sekarang dekat dengan saya bukanlah wanita terbaik saya.
SAYA SANGAT KECEWA.
Sudah sering saya dikecewakan. Mulai saat ini saya tidak akan memberi perhatian yang lebih karena saya tidak mau berharap lebih padanya. Biarlah dia yang berharap lebih pada saya.
Saya lebih baik fokus pada masa depan saya yang lebih baik. Masa depan saya itu adalah karir, jodoh, kesehatan, harta, keberuntungan, kesejahteraan, penerimaan sepenuh hati terhadap saya baik sifat maupun fisik, penghargaan terhadap saya atas apapun yang saya lakukan, dan apa pun yang bisa membuat saya bangga atas diri dan kehidupan saya. Sehingga saya mempunyai semangat dalam menghadapi segala hal.
TERIMA KASIH.
Jadi, begini ceritanya... doi nge-fans banget sama apgan, yaa boleh boleh aja sih ngefans sama seseorang, tapi ada batasannya juga lah. kalo cuma foto siih biasa, tapi kalo sampe cium pipi itu behhh, hebat amat broo, haha
Yaa, baru aja saya percaya sama dia kalo ga bakalan macem-macem, termasuk cari kesempatan untuk cium pipi. Setelah itu kejadian, terserah lah.
Saya memang sayang sama dia, adiknya, orangtuanya, bahkan keluarganya. Sudah dianggap keluarga sendiri lah. Tapi kayanya dia ga cocok sama saya, ketidakcocokan dia pada saya yaitu saya TIDAK suka sifatnya yang berlebihan dalam mengidolakan seseorang. Dia tidak pernah update status ketika apapun yang saya berikan (perlakuan saya yang simple sampai yang romantis menurut saya), ehh setelah kejadian tersebut update status nya LEBAY.
Yahh tadinya mau saya kasih kejutan di bulan ini, tapi setelah kejadian tersebut saya sudah tidak mood lagi memberi kejutan.
Toh, perjalanan saya dan dia masih panjang. Saya bisa saja menemukan seseorang yang saya sayangi dengan tidak mengidolakan seseorang berlebihan. Mungkin saja wanita yang sekarang dekat dengan saya bukanlah wanita terbaik saya.
SAYA SANGAT KECEWA.
Sudah sering saya dikecewakan. Mulai saat ini saya tidak akan memberi perhatian yang lebih karena saya tidak mau berharap lebih padanya. Biarlah dia yang berharap lebih pada saya.
Saya lebih baik fokus pada masa depan saya yang lebih baik. Masa depan saya itu adalah karir, jodoh, kesehatan, harta, keberuntungan, kesejahteraan, penerimaan sepenuh hati terhadap saya baik sifat maupun fisik, penghargaan terhadap saya atas apapun yang saya lakukan, dan apa pun yang bisa membuat saya bangga atas diri dan kehidupan saya. Sehingga saya mempunyai semangat dalam menghadapi segala hal.
TERIMA KASIH.
Monday, February 27, 2012
Badan Pegel Olahraga
Sudah beberapa hari ini saya berolahraga. Badan terasa sangat pegal, sampai-sampai saya bangun tidur saja saya merasakan pegal di leher. Kegiatan saya kembali seperti delapan tahun yang lalu. Pada saat itu, saya selalu berolahraga setiap harinya. Banyak jenis olahraga yang saya lakukan pada saat itu. Mulai dari jogging, basket, renang, sepak bola, dan futsal.
Setelah kesibukan saya dalam hal pendidikan mulai padat, kegiatan olahraga itupun sedikit demi sedikit ditinggalkan. Seiring dengan berjalannya waktu, kesibukan saya pun kini mulai lengang. Saya kembali beraktifitas dengan beberapa hobi saya yang dulu sempat mewarnai hari-hari saya.
Badan saya kini tidak sekuat dulu kala. Setelah olahraga, badan selalu pegal. Tidak tahu apa alasannya, yang pasti saya masih gemar berolahraga hingga keringat berkucuran. :-)
Setelah kesibukan saya dalam hal pendidikan mulai padat, kegiatan olahraga itupun sedikit demi sedikit ditinggalkan. Seiring dengan berjalannya waktu, kesibukan saya pun kini mulai lengang. Saya kembali beraktifitas dengan beberapa hobi saya yang dulu sempat mewarnai hari-hari saya.
Badan saya kini tidak sekuat dulu kala. Setelah olahraga, badan selalu pegal. Tidak tahu apa alasannya, yang pasti saya masih gemar berolahraga hingga keringat berkucuran. :-)
Sunday, February 26, 2012
Musik For All Days
Hampir di keseharian saya, ada saja musik yang saya dengar.
Impian 2012
Awal tahun 2012, saya memiliki banyak impian. Dari semua impian yang saya targetkan, salah satu diantaranya yang paling utama adalah LULUS kuliah 2012. Di tahun ini, sudah harga mati untuk bisa lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan.
Ada hal yang masih mengecewakan bagi saya, yaitu sampai saat ini (akhir bulan Februaru) belum ada kepastian judul maupun tema skripsi saya. Dengan demikian, untuk lulus di bulan Juni 2012 sangat sulit. Bayangkan saja, dalam waktu kurang lebih 4 Bulan (Maret-April-Mei-Juni) harus mampu menyelesaikan penelitian khususnya di bidang TI itu adalah hal yang cukup sulit bagi saya. Saya sudah mengajukan ide kepada pembimbing skripsi saya untuk menyetujui ide/topik saya tersebut, namun belum ada perkembangan juga sampai saat ini. Tidak hanya saya yang mengalami hal demikian, teman saya yang bimbingan dengan dosen yang sama mengalami hal serupa. Namun demikian, saya tetap optimis untuk bisa lulus di bulau Juni 2012. Segala upaya akan saya lakukan demi terwujudnya impian saya.
SEMOGA LULUS KULIAH DI BULAN JUNI 2012. AMIIIIIIN :-)
Ada hal yang masih mengecewakan bagi saya, yaitu sampai saat ini (akhir bulan Februaru) belum ada kepastian judul maupun tema skripsi saya. Dengan demikian, untuk lulus di bulan Juni 2012 sangat sulit. Bayangkan saja, dalam waktu kurang lebih 4 Bulan (Maret-April-Mei-Juni) harus mampu menyelesaikan penelitian khususnya di bidang TI itu adalah hal yang cukup sulit bagi saya. Saya sudah mengajukan ide kepada pembimbing skripsi saya untuk menyetujui ide/topik saya tersebut, namun belum ada perkembangan juga sampai saat ini. Tidak hanya saya yang mengalami hal demikian, teman saya yang bimbingan dengan dosen yang sama mengalami hal serupa. Namun demikian, saya tetap optimis untuk bisa lulus di bulau Juni 2012. Segala upaya akan saya lakukan demi terwujudnya impian saya.
SEMOGA LULUS KULIAH DI BULAN JUNI 2012. AMIIIIIIN :-)
Friday, February 24, 2012
Perhatian, Pengertian dan Pengorbanan
Sepintas yang bisa disimpulkan berdasarkan judul di atas adalah tentang curhatan saya. Yup, benar, memang sudah bisa ditebak ini adalah kisah saya yang butuh dengan dua hal tersebut.
Suatu hubungan, apapun itu baik itu berteman, bersahabat, berpacaran, dan berkeluarga sudah pasti dibutuhkan perhatian, pengertian dan pengorbanan tentunya. Sekilas terlihat sepele bagi sebagian orang, tapi tidak bagi mereka yang memang benar benar menilai seseorang berdasarkan perilaku atau sikap yang mencerminkan hal-hal tersebut.
Hal yang akan diceritakan disini adalah mengenai kisah saya dengan wanita yang saat ini dekat dengan saya, yaa wanita tersebut bisa disebut sebagai pacar atau kekasih saya. Wanita yang sudah mengisi hari-hari saya selama sekitar 5 bulan ini, mengakui bahwa dia menyayangi saya, setia pada saya, dan akan serius dengan saya. Awal bertemu, dia tidak memiliki perasaan yang lebih terhadap saya, namun seiring berjalannya waktu dia mulai menyukai saya dan saat ini dia sangat menyayangi saya (pengakuannya terhadap saya).
Semenjak pertama kenal hingga saat ini, saya selalu memberikan perhatian lebih, pengertian lebih, dan sebagai orang yang mencintai dia sepenuh hati tentunya saya memberikan pengorbanan yang lebih kepadanya. Saya percaya dengan apa yang dikatakannya kepada saya, kepercayaan itu terbukti dengan diperkenalkannya saya kepada Orang tuanya, adiknya, dan keluarga besarnya. Kadang rasa percaya itu diragukan oleh perlakuannya kepada saya selama ini. Ada tiga hal (sesuai judul) yang belum bisa meyakinkan saya atas perkataannya.
Apakah benar cinta itu hanya memberi dengan kata lain tidak mengharapkan pemberiannya?
Menurut saya, cinta atau kasih sayang sudah selayaknya saling memberi. Saya memberi sesuatu bukan berarti mengharapkan imbalan darinya, tetapi saya juga berhak mendapatkan sesuatu yang saya anggap itu adalah bukti sayang kepada saya.
Perhatian adalah hal dasar yang perlu ditunjukan jika memang sayang kepada seseorang. Tunjukkan lah perhatian yang lebih kepada seseorang yang kamu sayang, berilah perhatian yang spesial ketika kamu memberikan perhatian kepadanya. Saya pernah bertanya kepada beberapa teman-teman saya (wanita), mereka mengakui bahwa perhatian adalah hal kecil namun sangat disukai oleh mereka. Tidak hanya wanita yang membutuhkan perhatian, lelaki pun membutuhkan perhatian yang spesial dari wanita yang spesial pula.
Hal selanjutnya adalah pengertian. Cape juga kali yah kalau setiap kita mau sesuatu harus bilang maunya apa... Coba deh perhatikan sifat kekasih kamu, kemudian pelajari apa yang dia mau di saat tertentu. Jangan bersikap pasif. menurut saya, pengertian bisa mempererat cinta kamu dengannya.
Hal terakhir adalah pengorbanan. Bilang suka, cinta, dan sayang itu mudah guys. semua orang butuh pengorbanan yang bisa dibuktikan dan dikenang. Berkorban demi orang lain mau, tapi demi kekasih sendiri ogah-ogahan. Banyak sekali bentuk pengorbanan dari yang kecil sampai yang besar. Contoh pengorbanan yang kecil adalah mau menemani sang kekasih disaat dia membutuhkannya, mau support kekasih ketika dia sedang melakukan aktivitas kesukaannya seperti bermain musik (band), olahraga (futsal, basket, sepak bola, dll), contoh lainnya adalah mau memberi surprise kecil, mau menghampiri kekasih ketika dia membutuhkan kamu di sampingnya, dan masih banyak lainnya.
Tiga hal tersebut sudah saya lakkukan untuknya, tapi saya belum bisa yakin dengannya karena perhatian, pengertian, dan pengorbanan yang dia berikan kepada saya belum maksimal. Contoh pengorbanan kecil yang belum bisa dibuktikan adalah ketika saya mintanya untuk menemani saya dalam pertandingan sepak bola dan futsal, dia tidak mau hadir namun di suatu waktu lainnya dia mau menonton pertandingan futsal seniornya (mantan pacarnya), hal lainnya juga dia tidak mau menghampiri saya ketika saya memintanya untuk menghampiri saya. Itu adalah pengorbanan kecil yang bisa dinilai langsung.
Pernah suatu ketika saya berkorban untuknya yaitu saya ikut serta dalam acara teman-temannya menginap di kawasan puncak. Di sana, saya setia menemaninya karena dia lah yang meminta saya untuk ikut. Di sana saya tidak dapat perhatian yang lebih, saya iri dengan pacar dari sahabat pacar saya yang pada saat itu ikut juga ke puncak. Dia mendapat perhatian yang spesial dari pacarnya, padahal pacarnya itu terlibat dalam susunan kepanitiaan acara tersebut (seksi acara). Sudah jelas, seksi acara punya tanggung jawab besar dalam kelangsungan acaranya, namun dia setia menemani pacarnya itu. Yaa, memang sekali-sekali pacar saya menemani saya, tapi instesitasnya jauh lebih sedikit daripada yang diberikan sahabatnya kepada pacarnya.
Pengorbanan kecil saja tidak maksimal apalagi saya mengharapkan pengorbanan besar.
Jadi, siapa pun yang membaca ini, hargailah orang yang dekat denganmu saat ini, sebelum kamu menyesalinya. Tunjukannlah perhatian, pengertian, dan pengorbananmu kepadanya. Tentunya tidak berlebihan, tapi jangan terlalu sepele juga, yang penting proposional laaah, :D
Terima Kasih
Subscribe to:
Posts (Atom)